pelatihan desain grafis guru

Pelatihan Desain Grafis untuk Guru: Meningkatkan Kompetensi Digital Dunia Pendidikan

BATULICIN – TANAH BUMBU — Upaya peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik terus diperkuat di Kabupaten Tanah Bumbu. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Desain Grafis untuk Guru yang digagas oleh PT Borneo Indobara (BIB) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tanah Bumbu.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Angsana dan menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas SDM pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan media digital.

Pelatihan Desain Grafis sebagai Adaptasi Pendidikan Digital

Pelatihan desain grafis ini bertujuan membekali para guru dengan keterampilan desain grafis dasar yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Kompetensi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyusunan media pembelajaran visual, materi ajar kreatif, serta kebutuhan publikasi sekolah di era digital.

Materi yang diberikan meliputi:

  • Pengenalan dasar-dasar desain grafis
  • Komposisi visual dan penggunaan warna
  • Tipografi dan tata letak
  • Praktik penggunaan aplikasi desain grafis seperti Canva dan PowerPoint

Dengan pendekatan praktik langsung, para guru dilatih untuk menghasilkan konten pembelajaran yang lebih menarik, komunikatif, dan sesuai dengan karakter peserta didik saat ini.

Pemkab Tanah Bumbu Apresiasi Peningkatan Kompetensi Digital Guru

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tanah Bumbu, Arianto Sani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, penguasaan keterampilan digital seperti desain grafis menjadi bekal penting bagi tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.

Ia menilai pelatihan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kompetensi digital guru, sekaligus mendukung kesiapan sumber daya manusia pendidikan menghadapi kebutuhan dunia kerja dan industri berbasis teknologi.

Komitmen CSR PT Borneo Indobara di Bidang Pendidikan

Perwakilan Manajemen CSR PT Borneo Indobara, Wahyudi Wijaya, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung literasi digital tenaga pendidik, khususnya melalui pilar pendidikan.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan menjadi kunci dalam menghadirkan program pelatihan yang aplikatif dan relevan, guna mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif di sekolah.

Dampak Jangka Panjang bagi Kualitas Pendidikan dan SDM Desa

Pelatihan desain grafis guru ini merupakan realisasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Borneo Indobara dan desa-desa di Kecamatan Angsana, dengan fokus pada pengembangan SDM melalui pendidikan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan.Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Juni 2025 ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan digital guru, memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah, serta mendukung visi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya di wilayah perdesaan.